1. Islamabad Benazir Bhutto International Airport, Pakistan
Di peringkat pertama ada Bandara Internasional Islamabad. Bandara ini
dikritik karena terlalu ramai, korupsi yang meluas, pemeriksaan keamanan
yang tidak ketat, dan kurangnya kebersihan juga teknologi. Namun,
sebuah bandara baru dijadwalkan akan selesai pada pertengahan 2016
mendatang yang diprediksi akan lebih tertata rapi dibanding sebelumnya.
2. Kathmandu Tribhuvan International Airport, Nepal
Kebanyakan orang menyebut bandara di Nepal ini mirip dengan stasiun bus
di lingkungan yang miskin. Kebersihan bandara menjadi hal utama yang
memprihatinkan di sini, khususnya pada area kamar mandi yang tidak
memiliki sabun. Kurangnya AC serta ruang merokok yang kotor juga membuat
bandara ini masuk dalam daftar bandara terburuk.
3. Manila Nonoy Aquino International Airport, Filipina
Setelah tiga tahun menempati urutan teratas bandara terburuk, kini
Bandara Manila mengalami perbaikan dan peningkatan. Beberapa keluhan
didapat dari bandara ini seperti antrian panjang, tempat duduk yang
terbatas, imigrasi tidak ramah dan toilet yang bau. Pada bulan April
lalu, bandara ini menjadi tempat sauna terbesar di Asia karena penyejuk
ruangan di terminal 1 bandara rusak. Kini, terminal 1 dan 3 telah
mengalami perbaikan. Toilet yang semula jorok pun sudah diperbaharui.
Beberapa maskapai penerbangan di terminal 1 pun sudah dialihkan ke
terminal 3 yang lebih sepi. Proses tata ulang terminal 1 akan terus
berlanjut hingga 2015.
4. Tashkent International Airport, Uzbekistan
Bandar udara internasional ini menjadi bandara utama yang melayani Asia
Tengah. Wajar saja jika para traveller menginginkan bandara ini nyaman
untuk disinggahi. Memang, Uzbekistan tengah memperbaiki beberapa
fasilitasnya. Namun, terlepas dari itu antrian penumpang dan tas sangat
membuat perjalanan di bandara ini menjadi tidak nyaman. Tidak ada
keamanan yang ketat dan seolah tidak ada aturan kepada seluruh penumpang
di bandara ini sehingga terlihat sangat berantakan. Bahkan, penumpang
yang menunggu penerbangan paling pagi pun tidak diperbolehkan tidur di
sini.
5. Hanoi Noi Bai International Airport, Vietnam
Bandara ini sering tercatat tidak bersih, panas dan berantakan atau
tidak teratur. Terlepas dari lokasinya di negara tropis, AC di bandara
ini menjadi faktor utama ketidaknyamanan para penumpang. Informasi
penerbangan pun sangat minim dan kursi ruang tunggu juga terbatas.
Beberapa penumpang memilih menunggu di food court yang memiliki kursi
lebih empuk dan akses internet.
6. Guangzhou Baiyun International Airport, China
Guangzhou adalah bandara kedua yang tersibuk di China dan juga masuk
dalam urutan 16 bandara teramai di dunia. Bandara yang ramai seringkali
dikeluhkan kotor, tidak efisien dan membosankan karena tidak ada
fasilitas yang menghibur penumpang saat menunggu pesawat.
7. Phnom Penh International Airport, Kamboja
Bandara kecil ini tidak digemari traveller karena kursinya yang terbuat
dari logam tanpa alas yang empuk. Namun, bandara ini tercatat tidak
buruk jika dilihat dari efisiensi dan kemudahan navigasi, karena orang
yang tidak memiliki tiket dilarang masuk terminal.
8. Ho Chi Minh City Tan Son Nhat International Airport, Vietnam
Bandara utama di kota Ho Chi Minh ini secara umum digambarkan cukup
fungsional dan standar. Fasilitas umumnya cukup standar dan tingkat
kebersihan juga berada di taraf normal.
9. Dhaka Shahjalal International Airport, Bangladesh
Jika bepergian melalui bandara ini, anda disarankan untuk langsung ke
lantai atas yang lebih sepi. Pasalnya, lantai dasar sangat padat
penumpang dan kacau. Bandara ini terkenal lambat dan minim fasilitas.
10. Chennai International Airport, India
Bandara di Chennai, India telah mengalami beberapa perbaikan dalam satu
tahun terakhir. Sebelumnya, bandara ini terkenal tidak bersih, antrian
penumpang yang panjang dan kuranganya tempat duduk yang nyaman.
Langit-langit di terminal internasional dan domestik sempat runtuh
karena pengerjaannya yang tidak baik. (Huffingtonpost)
Sumber : http://rona.metrotvnews.com/read/2014/11/01/312941/10-bandara-terburuk-di-asia-2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar